Pantai Ngobaran

Pantai Ngobaran: Panduan Berwisata + Ulasan, Lokasi: Saptosari, Gunung Kidul Jogja

Selain terkenal sebagai kota pelajar, Yogyakarta juga terkenal akan aneka objek wisata pantainya yang sangat cantik, salah satunya adalah pantai Ngobaran yang ada di Gunung Kidul. Objek wisata yang satu ini, memang belum setenar objek wisata lain yang ada di gunung kidul. Walaupun demikian, objek wisata ini, memiliki pemandangan alam yang sangat indah, bahkan tidak kalah dengan panorama pantai di Uluwatu Bali.

Pantai Ngobaran
Pantai Ngobaran

Ada yang unik, ketika Anda mengunjungi objek wisata pantai yang satu ini. Di lokasi ini, Anda tidak hanya dapat melihat indahnya panorama pantainya saja, namun Anda juga dapat melihat keberagaman budaya dan kentalnya rasa kebersamaan antar umat beragama. Hal ini, dapat Anda lihat dari adanya bangunan masjid yang berukuran 3 x 4 meter, tepat di depannya terdapat sebuah pura yang bernama  Pura Segara Wukir, tidak jauh dari sana, Anda akan menemukan sebuah bangunan Joglo yang biasanya digunakan sebagai tempat ibadah aliran kejawen.

Pantai Ngobaran sendiri adalah pantai yang cukup eksotis, selain melihat hamparan pasir pantai yang berwarna putih, dengan ombak yang bergulung. Ketika surut, Anda akan disuguhkan dengan pemandangan rumput laut yang cantik, termasuk aneka binatang laut, yang ada di antara karang.

Lokasi dan Cara Ke Pantai Ngobaran

Pantai Ngobaran sendiri berlokasi di desa Kanigoro, Saptasari, kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Untuk menuju lokasi pantai tidak terlalu sulit. Ada 2 cara yang dapat Anda lakukan untuk sampai ke lokasi pantai, yaitu menggunakan kendaraan umum atau menggunakan kendaraan pribadi. Untuk kendaraan umum, Anda dapat menggunakan transportasi bus, seperti Jogja-Imogiri, Jogja Parangtritis, atau jalur bis lainnya yang menuju pantai Parangtritis. Jarak tempuh untuk sampai ke lokasi pantai sekitar 65 menit. Tiba di parangtritis, Anda dapat melanjutkan perjalanan menggunakan ojek, atau kendaran umum lainnya, hingga ke pantai Ngobaran.

Lain lagi, ketika Anda menggunakan kendaraan pribadi, ada beberapa rute yang dapat Anda tempuh untuk sampai ke lokasi pantai. Jika Anda ingin melalui jalan Imogiri timur, maka rute yang akan ditempuh adalah Jalan Imogiri Timur, ambil jalan lurus, hingga ke pertigaan, Imogiri. Berikutnya ambil jalur kanan, hingga ke arah Selopamioro, terus ikuti jalur hingga menemukan jalur lintas selatan. Selanjutnya Anda hanya perlu mengikuti petunjuk ke pantai Ngobaran.

Pantai lain dekat sini:  Pantai Wohkudu: Panduan Berwisata + Ulasan, Lokasi: Panggang, Gunung Kidul Jogja

Namun jika Anda ingin menggunakan jalur Wonosari, maka Anda hanya perlu mengarahkan kendaraan ke jalur Baron, terus ikuti jalur, hingga akhirnya ke pertigaan Baron. Berikutnya ambil jalur kanan, kemudian ikuti papan petunjuk jalan hingga ke pantai Ngobaran. Adapun jarak tempuh dari kota Yogyakarta hingga ke pantai Ngobaran ini tidak terlalu lama, hanya sekitar 1 jam perjalanan.

Aktivitas dan Fasilitas di pantai

Untuk fasilitas yang ada di pantai Ngobaran sendiri bisa dikatakan cukup standar. Dari pintu gerbang Anda akan menemukan berbagai macam penjual souvenir atau oleh-oleh, khas pantai Ngobaran. Lalu masuk ke lokasi parkir, tempat parkirnya cukup luas, dan sanggup menampung berbagai jenis kendaraan, seperti mobil dan motor.

Pantai Ngobaran
Pantai Ngobaran

Masuk ke lokasi pantai, Anda akan menemukan berbagai macam warung makan, yang menyediakan berbagai macam menu makanan, seperti seafood, dan aneka jajanan lainnya. Untuk fasilitas ibadah, toilet, dan tempat berteduh, semua tersedia lengkap di tempat ini.

Tentunya Anda tidak akan merasa bosan ketika mengunjungi panta Ngobaran ini. Karena di lokasi ini, Anda akan menemukan banyak sekali aktivitas menarik, seperti :

  • Wisata budaya

Seperti yang telah dijelaskan selintas di atas. Pantai Ngobaran ini memiliki beberapa tempat peribadatan, yang lokasinya saling berdekatan satu dengan yang lain. Anda dapat mengunjungi dan menikmati aneka tempat peribadatan tersebut. Lokasi pertama yang dapat Anda kunjungi adalah masjid unik yang berukuran 3×4 m. Lalu mengunjungi Pura Segara Wukir yang lokasinya tepat di depan masjid. Pura tersebut dipercaya sebagai lokasi raja Brawijaya V melakukan ritual bakar diri. Tidak jauh dari lokasi tersebut, Anda akan menemukan sebuah joglo yang biasa digunakan oleh aliran kejawen untuk beribadah. Hal ini sengaja dilakukan, dengan merujuk pada salah satu putra raja Brawijaya V yang bernama Bondan, yang menganut ajaran kejawen.

  • Berburu hidangan laut

Aktivitas lain yang dapat Anda lakukan, di pantai Ngobaran ini adalah berburu hidangan laut. Tepat pada pukul 06.00 hingga 11.00 WIB. Warga sekitar mulai mencari dan memanen rumput laut, yang kemudian dijual pada pada tengkulak atau para pedagang tradisional. Adapun harga yang biasanya diberikan sekitar Rp 1.000 hingga Rp 1.500 /kg. Sedangkan pada sore hari, Anda dapat melihat warga sekitar mencari aneka biota laut, seperti landak laut, lobster, bintang laut, dan juga kerang. Berbagai binatang tersebut, mudah ditemukan di antara cekungan dan sela-sela batu karang. Yang unik di tempat ini, Anda akan menemukan karangan simbar, karangan ager, karangan lumut, yang biasanya digunakan sebagai bahan dasar pembuatan kerupuk dan juga agar-agar.

  • Mencicipi kuliner unik

Jika Anda berkunjung ke pantai, maka salah satu aktivitas yang pasti Anda lakukan adalah berburu aneka kuliner seafood. Di pantai Ngobaran ini, Anda akan menemukan  kuliner unik, dan pastinya cukup menggugah selera. Kuliner landak laut atau disebut juga dengan sea urchin. Ini adalah salah satu kuliner internasional, yang dapat Anda temukan dengan mudah di pantai Ngobaran. Di pasar internasional sendiri, kuliner ini dibandrol dengan harga sekitar 1 jutaan per kg-nya. Namun di pantai Ngobaran, harga 1 porsi kuliner ini, hanya dibanderol sekitar Rp 3.000 hingga Rp 10.000 saja. Biasanya kuliner ini, dimasak dengan cara digoreng.

Pantai lain dekat sini:  Pantai Ngrenehan: Panduan Berwisata + Ulasan, Lokasi: Saptosari, Gunung Kidul Jogja

Event di Pantai Ngobaran

Selain sebagai objek wisata pantai, lokasi ini juga kerap kali dijadikan sebagai lokasi wisata budaya. Pada waktu-waktu tertentu, akan diselenggarakan acara tertentu, terutama upacara keagamaan. Misalnya saja pada saat menjelang hari raya nyepi, maka umat Hindu yang tinggal di sekitar pura juga akan melakukan upacara Galungan, kegiatan ini akan dilakukan setiap bulan purnama dan juga upacara Melastri.

Selain umat Hindu, penganut aliran kepercayaan, dalam hal ini kejawen juga melakukan ritual tertentu yang diadakan pada malam selasa dan juga malam Jum’at. Itu sebabnya, ketika Anda mengunjungi pantai ini. Anda akan melihat berbagai macam sesajen, yang diletakkan di beberapa titik tertentu.

Jadi, jika Anda ingin menikmati suasana pantai yang unik dan pastinya lain dari biasanya. Ada baiknya jika mengunjungi pantai Ngobaran ini, pada waktu tersebut, seperti pada malam selasa atau jumat, atau ketika hari raya Nyepi dating. Menikmati aneka upacara dan kegiatan budaya yang diselenggarakan, tentunya memberikan pengalaman berharga, dan juga kenangan yang tidak akan terlupakan. Apalagi, jika Anda berhasil mengabadikan berbagai momen menarik, di kamera dan membagikannya ke sosial media yang ada.

Peak season

Sebenarnya pantai Ngobaran ini dapat Anda kunjungi kapan saja. Akan tetapi, jika Anda ingin mengunjungi pantai ini, sebaiknya hindari waktu-waktu tertentu, karena jumlah pengunjung yang datang cukup banyak, dan hal ini, sedikit banyak mengurangi tingkat kenyamanan Anda dalam berwisata.

Pantai Ngobaran
Pantai Ngobaran

Seperti yang telah dijelaskan di atas. Lokasi pantai ini, tidak hanya menyuguhkan pemandangan pantai, namun juga memiliki keindahan aneka pusat peribadatan. Yang artinya, pada beberapa waktu tertentu, pusat peribadatan tersebut akan ramai dikunjungi oleh umatnya. Misalnya saja pada saat perayaan Nyepi, tentunya banyak umat Hindu yang datang berkunjung ke pura tersebut, untuk beribadah.

Pantai lain dekat sini:  Pantai Krakal: Panduan Berwisata + Ulasan, Lokasi: Tanjungsari, Gunung Kidul Jogja

Anda juga dapat menghindari hari selasa atau hari jum’at. Dimana hari tersebut, biasanya digunakan sebagai waktu untuk aliran kejawen beribadah.

Peringatan Bahaya

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, ada baiknya jika Anda tetap waspada ketika mengunjungi pantai Ngobaran. Misalnya saja, pada bulan Juli hingga Agustus, sebaiknya Anda berhati-hati terhadap binatang ubur-ubur yang biasanya muncul di pinggir laut. Selain itu, Anda juga diharapkan untuk selalu waspada terhadap gelombanng tinggi. Terutama ketika angin sedang berhembus kencang. Kondisi seperti ini juga terjadi di sekitar bulan Juli hingga Agustus.

Mantai Team

3 comments

  • Pantai Ngobaran merupakan pantai yang memiliki kisah mistis yang kental. Kisah mistis tersebut menceritakan tentang Prabu Brawijaya V. Pantai ini rutin digunakan sebagai lokasi upacara adat masyarakat sekitar.

    Beberapa spot menarik yang dapat dinikmati di Pantai Ngobaran adalah Bukit Karang, Candi Pemujaan, dan Patung Dewa. Apabila Anda hendak mengunjungi pantai ini, ada satu tempat wisata kuliner yang wajib Anda coba, yaitu “landak goreng”. Landak Goreng di Pantai Ngobaran sudah sangat tersohor sebagai kuliner andalan.

    Pantai Ngobaran recommended banget untuk di kunjungi loh guys, selain indah pemandangannya.. penduduk di sana juga ramah2. Tidak hanya pantai Ngobaran.. di sebelah kiri pantai Ngobaran ada pantai Ngrenehan di mana kita bisa makan ikan sepuasnya dg harga yg sangat murah.

    Ngobaran merupakan pantai yang cukup eksotik. Kalau air surut, anda bisa melihat hamparan alga (rumput laut) baik yang berwarna hijau maupun coklat. Jika dilihat dari atas, hamparan alga yang tumbuh di sela-sela karang tampak seperti sawah di wilayah padat penduduk. Puluhan jenis binatang laut juga terdapat di sela-sela karang, mulai dari landak laut, bintang laut, hingga golongan kerang-kerangan.

    Dan di sebelah kanannya ada pantai Nguyahan yg bersih dg hamparan pasir putihnya.. cocok untuk untuk bermain air dgn ikan2 kecil berwarna warni yg lucu2. Jogja memang benar2 istimewa, bolehlah kembali lagi ke sini.

  • Rasanya tak lengkap bila tidak memasukkan Pantai Ngobaran sebagai salah satu tempat tujuan di daftar tempat yang wajib dikunjungi di Jogja. Mengapa tidak? Pantai ini menawarkan pesona budaya dan suasana religi yang kuat, dan tidak bakal kamu temukan di pantai kawasan Gunung Kidul manapun. Di pantai ini juga terdapat candi yang digunakan sebagai tempat sembahyang.

    Di pantai ini, kamu akan menemukan beberapa kehidupan beragama atau kepercayaan hidup berdampingan. Salah satunya, ada sebuah pura lengkap dengan patung dewa tampak berdiri tegak menghadap pantai. Jika kamu berjalan sedikit ke arah kiri, kamu akan menemukan sebuah rumah Joglo yang digunakan sebagai tempat untuk melakukan upacara ritual bagi pengikut Kejawan. Selain itu, ada pula sebuah musala kecil bagi umat Islam untuk sembahyang.

    Pantai Ngobaran sendiri berasal dari kata kobaran yang berarti kobaran api, bermula saat Raja Brawijaya V dari dinasti Majapahit meninggalkan kerajaan Majapahit yang semakin tergerus oleh kerajaan Islam(Demak) yang dipimpin oleh anaknya sendiri Raden Fatah. Bersama anaknya Bondan Kejawan prabu Brawijaya melakukan perjalanan kebarat hingga sampai di lokasi sekarang (Ngobaran).

    Dikarenakan Prabu Brawijaya tidak ingin berperang dengan anaknya sendiri Raden Fatah akhirnya Prabu Brawijaya memutuskan untuk melaksanakan upacara Muksa dengan cara membakar dirinya sendiri kobaran api upacara muksa ini yang menjadikan nama pantai Ngobaran hingga sekarang.

    Tempat asik buat piknikkk.

  • Merupakan salah satu Obyek wisata Pantai Ngobaran yang berada di daerah Gunung Kidul yang menawarkan pesona keindahan alam seperti gulungan ombak, hamparan pasir putih, barisan batu karang, rumput laut / alga dan deretan pohon pandan laut.

    Pantai NGOBARAN dikenal sebagai tempat ritual penganut agama dan kepercayaan tertentu. Di kawasan ini anda dapat melihat tempat peribadatan seperti masjid yang berdiri berdampingan dengan pura yang menghadap ke laut, juga terdapat tempat ibadah aliran kepercayaan seperti kejawen dan kejawan. Kejawan merupakan aliran kepercayaan peninggalan Prabu Brawijaya V. Terdapat pula beberapa arca yang sering digunakan untuk tempat upacara keagamaan tertentu.

    Di puncak bukit karang yang berada di sekitar pantai terletak sebuah kotak batu yang berada di depan rumah joglo dikelilingi pagar kayu abu-abu. Konon menurut cerita kotak batu tersebut merupakan tempat Prabu Brawijaya membakar diri .

    Jika anda berkunjung ke pantai ini saat air laut sedang surut yaitu sekitar pukul 06.00 – 11.00 pagi, anda akan dapat melihat sejumlah masyarakat mencari karangan atau rumput laut yang selanjutnya dijual kepada tengkulak yang kebanyakan berasal dari Surabaya dan Jawa Timur.

    Dan jika anda berkunjung pada sore hari maka anda akn melihat aktivitas nelayan yang sedang mencari biota laut seperti landak laut, bintang laut, lobster dan kerang. Biota laut tersebut banyak ditemukan di cekungan-cekungan yang berada di sela-sela batu karang. Kuliner yang menjadi ciri khas di Pantai Ngobaran adalah Landak Goreng .

    Lokasi : Pantai Ngobaran terletak di Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

    Harga Tiket untuk memasuki pantai Ngobaran ini sebesar Rp.3.000,- sudah termasuk tiket masuk ke pantai Ngrenehan karena dua pantai ini merupakan satu paket satu tiket.